Dana BOSNAS Digunakan Untuk Kurikulum 2013

Dana BOSNAS Digunakan Untuk Kurikulum 2013

Dana BOSNAS Digunakan Untuk Kurikulum 2013

Memasuki tahun ajaran 2014/2015 semua sekolah dari tingkat SD, MI SMP, MTs, SMA, MA

dan SMK sudah harus menggunakan kurikulum 2013, dan persipan kearah itu sudah dilaksanakan tahun lalu dimana ada beberapa sekolah ditunjuk untuk melaksanakan kurikulum 2013.

Ditemui Tribun-Maluku.Com diruang kerjanya Jumat (30/5) Kabid Dikmen Dikpora Maluku Andre Jamlay menjelaskan, tahun ajaran baru semua sekolah sudah harus melaksanakan kurikulum 2013, karenanya tahun ajaran 2012/2013 lalu sebanyak 25 sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK ditunjuk sebagai uji coba gunakan kurikulum 2013, namun tidak semua kelas melaksanakannya yaitu tingkat SD, kelas 1 dan 4, SMP kelas 8 dan 9, sedangkan SMA dan SMK kelas 11 dan 12.

Khusus untuk SMA, ada 5 sekolah 4 di kota Ambon dan 1 di kabupaten Maluku Tengah

sedangkan SMK 1 sekolah di kota Ambon namun, memasuki tahun ajaran 2014/2015 seluruh sekolah proses pembelajaran sudah harus menggunakan kurikulum 2013.

Selain itu para guru sudah harus dipersiapkan untuk mengikuti Diklat atau ToT tentang kurikulum 2013 dan sudah ada sebagian guru yang mengikutinya, itupun mereka mengikuti sebagai sampel untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan PKN.

Selain itu perlu pengadaan buku ajar baik untuk siswa maupun guru

dan sudah harus lengkap karena tahun ajaran baru kurikulum 2013 sudah berjalan di semua sekolah, dan untuk menunjang pelaksanaannya pemerintah akan menganggarkan serta mengucurkan dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) melalui APBN, yang didalamnya 50 persen dianggarkan untuk pembelian buku ajar yang nantinya diberikan kepada guru maupun siswa secara gratis,‚ÄĚtandas Jamlay.

 

Sumber :

https://jilbabbayi.co.id/pengertian-islam/