Katak Mutan dengan Kulit Transparan Telah Ditemukan

Katak Mutan dengan Kulit Transparan Telah Ditemukan

Katak Mutan dengan Kulit Transparan Telah Ditemukan

Para ilmuwan telah menemukan katak mutan

dengan kulit yang transparan yang mana dapat terlihat seluruh organ dalamnya, tulang-tulang dan setiap detak jantungnya sangat jelas terlihat.

Para penmunya mengatakan jika mereka mengambil gambar sekitar 60 katak mutan di dekat Kota Krasnouralsk yang berlokasi di wilayah Pusat Russia’s Tyumen Oblast.

Beberapa dari katak tersebut mempunyai kulit

yang sangat transparan yang mana dapat terlihat dengan jelas tulang dan organ dalamnya. Sementara itu terdapat juga kata yang mempunyai jari kaki yang berlebih pada masing-masing tungkai dan beberapa tumbuh tungkai di pundaknya.

Vladimir Vershinin seorang kepala zoology di Ural Feeral District University’s Institute of Natural Sciences, menyatakan bahwa katak mutan tersebut mengalami kesalahan pigmentasi.

Dia mengatakan,” Mata mereka benar-benar hitam dan organ dalam mereka yang berada di bagian perut sangat jelas terlihat. Kamu dapat benar-benar dapat melihat detak jantungnya.”

Para ilmuwan Rusia menyalahkan Polusi Lingkungan yang menjadi dalang adanya Katak Mutan.

Dr. Vershinin menambahkan

Telur katak tidak mempunyai membran untuk melindunginya dari polusi lingkungan yang ada. Kami telah melakukan penelitian mengenai polusi yang parah di daerah Krasnouralsk tetapi kami tidak pernah menemukan Katak Mutan sebelumnya.”

Para ilmuwan saat ini mencoba melakukan percobaan pada katak untuk menentukan apa yang sebenarnya menyebabkan terjadi mutasi tersebut. Akan tetapi mereka mengatakan kemungkinan besar penyebabnya adalah polusi lingkungan yang berasal dari pabrik kimia disekitar mereka tinggal.

Dr Vershinin mengatakan bahwa zat kimia berbahaya tersebut berasal dari tang penyimpanan yang mengalami kebocoran dan menciptakan danau yang berwarna oranye yang mana telah menjadi penyebab munculnya Katak Mutan.

Meskipun begitu, dia juga menyatakan mungkin juga penyebab mutasi katak tersebut karena adanya larva parasit memasuki berudu katak tersebut.

Krasnouralsk telah didirikan sebagai region pada tahun 1832 di saat ditemukan adanya tambang emas di wilayah ini. Seluruh wilayah ini penuhi dengan sumber daya alam seperti tembaga, besi, platinum, asbes dan juga batu bara.

Namun operasi tambang telah meninggalkan polusi sebagimana lubang-lubang dipermukaan tanah yang diduga telah menjadi penyebab masalah kesehatan dan polusi.