Kemenag Promosikan PTKIN Sebagai Alternatif Pilihan Melanjutkan Pendidikan Tinggi

Kemenag Promosikan PTKIN Sebagai Alternatif Pilihan Melanjutkan Pendidikan Tinggi

Kemenag Promosikan PTKIN Sebagai Alternatif Pilihan Melanjutkan Pendidikan Tinggi

Menjelang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019,

beberapa siswa sibuk memilih perguruan tinggi mana yang akan dipilih. Selain perguruan tinggi negeri bergengsi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) juga bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan jenjang studi.

Diwartakan edukasi.kompas.com, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, M Arskal Salim mengatakan, untuk mendaftarkan diri ke PTKIN, calon mahasiswa diharuskan mengikuti SNMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “PTKIN ikut dalam SNMPTN dan SBMPTN bersama sama dengan Perguruan Tinggi Umum Negeri (PTUN) untuk program studi umum,” ujarnya.

Sementara, Arskal melanjutkan, untuk program studi keagamaan PTKIN

memiliki Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Islam Negeri (UMPTKIN). “PTKIN juga menyediakan jalur ujian mandiri di setiap PT masing-masing,” kata dia.

Menurut Arskal, PTKIN memiliki keunggulan dari segi model pembelajaran, yakni keseimbangan penguasaan ilmu umum, serta akhlak dan ilmu agama. “Mahasiswa dibimbing dan diarahkan dalam penguasaan ilmu pengetahuan sesuai dengan program studinya juga dibekali dengan pengetahuan agama yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Arskal.

Sementara, calon mahasiswa yang memiliki cita-cita ingin menjadi guru

bisa melanjutkan studi di PTKIN, karena ada Fakulas Tarbiyah. Kemudian, pilihan fakultas lain juga tersedia, seperti Fakultas Syariah, Fakultas Dakwah, Fakultas Ushuluddin, dan Fakultas Adab.

Tak hanya itu, PTKIN juga membuka sejumlah program studi (prodi) sains dan teknologi, dan kedokteran. Baca juga: Menristek Dorong Perguruan Tinggi Buka Prodi Kekinian Adapun bermacam jenis PTKIN yang tersebar di Indonesia, yakni Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).***

 

Baca Juga :