PANDANGAN KEYNES: UANG DAN KEGIATAN EKONOMI

PANDANGAN KEYNES: UANG DAN KEGIATAN EKONOMI

KEGIATAN EKONOMI

Ahli – ahli ekonomi klasik berpendapat “money is neutral” atau uang adalah netral. Maksudnya uang tidak dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi. Menurut ahli – ahli ekonomi  klasik, kesempatan kerja penuh selalu dicapai. Dalam keadaan seperti ini pendapatan nasional tidak dapat ditambah. Apabila jumlah uang dalam ekonomi bertambah, menurut ahli – ahli ekonomi klasik, perubahan ini tidak dapat menaikkan pendapatan nasional. Pertambahan tersebut hanya akan meningkatkan harga – harga barang dalam perekonomian. Pandangan ini dinamakan TEORI KUANTITAS.

Teori Keynes mengenai peranan uang dalam kegiatan ekonomi sangat berbeda dengan pendapat ahli – ahli ekonomi Klasik. Bagi Keynes uang tidak netral. Artinya : perubahan – perubahan dalam jumlah uang dalam ekonomi dapat mempengaruhi kegiatan perekonomian. Perbedaan pandangan ahli – ahli ekonomi Klasik dengan Keynes mengenai peranan uang dalam kegiatan ekonomi dan tingkat harga dapat dibedakan kepada dua aspek:
1. Perbedaan pandangan dalam penentuan suku bunga
2. Perbedaan pandangan mengenai efek perubahan jumlah uang dalam ekonomi (atau jumlah penawaran uang) kepada kegiatan ekonomi.

Penentuan Suku Bunga

Suku bunga ditentukan oleh tabungan yang tersedia dalam masyarakat dan permintaan dana modal untuk investasi. Kedua faktor tersebut ditentukan oleh suku bunga. Maka perubahan tabungan dan perubahan permintaandana modal akan menimbulkan perubahan kepada suku bunga. Menurut Keynes suku bunga ditentukan oleh penawaran uang dan permintaan uang.

Uang dan Kegiatan Ekonomi

Ahli –ahli ekonomi klasik berpendapat uang tidak dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi dan produksi nasional. Ini disebabkan karena kesempatan kerja penuh sudah dicapai. Keynes berpendapat bahwa perubahan jumlah uang akan dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi. Hubungan antara perubahan jumlah uang dengan kegiatan ekonomi akan melalui proses berikut:
1. Perubahan jumlah uang akan mempengaruhi suku bunga. Apabila jumlah uang bertambah suku bunga akan turun.
2. Penurunan suku bunga akan menambah investasi dalam perekonomian.
3. Pertambahan dalam investasi akan menambah pengeluaran agregat dan selanjutnya pertambahan pengeluaran agregat ini akan menambah pendapatan nasional.

 

Artikel terkait :