Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba untuk Hani Maryati

Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba untuk Hani Maryati

Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba untuk Hani Maryati

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Mungkin itulah kalimat kiasan yang

bisa disematkan kepada Hani Maryati, peraih juara 1 kategori baca puisi di ajang Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Setelah beberapa kali mengikuti FLS2N, baru kali ini penampilannya diganjar juara.

“Sejak SMP saya sudah sering ikut ajang ini, tapi belum pernah melangkah ke tingkat nasional. Akhirnya sekarang saat SMA bisa tercapai, benar-benar bikin bangga,” ungkapnya saat ditemui di acara penutupan di Grand Hotel lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (8/8/2019).

Hani menuturkan, prestasi tersebut tak lepas dari kerja kerasnya serta

bantuan dan dukungan dari orang-orang terdekat. Mulai dari orang tua, sahabat, guru hingga pembimbing. “Selepas pulang sekolah, saya langsung latihan fisik dan olah vokal. Itu bikin badan saya sakit banget. Tapi Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” tutur siswa kelas XII tersebut.

Pada FLS2N tahun ini, Siswa SMAN 1 Garut tersebut membacakan dua puisi, yakni “Kepada Kawan” karya Chairil Anwar dan “Sagu Ambon” (W.S. Rendra).

Ia mengaku, awal menggeluti seni baca puisi karena terpaksa. “Awalnya

saya dipaksa sama guru. Tapi lama-lama bisa dinikmati juga dan ternyata menyenangkan,” ungkapnya.

Ia menuturkan, teknik membaca jadi kelebihan yang ia miliki. Hal ini tak lepas dari pengalamannya yang sudah sering mengikuti lomba serupa. “Namun, memang tetap ada kekurangannya. Berdasarkan komentar juri, penafsiran atas puisi harus kita perbaiki,” ujarnya.

Hani pun bertekad meraih hasil maksimal di FLS2N tingkat nasional. “Semoga saya bisa memberikan hasil terbaik untuk Jabar dan bisa menutup masa SMA dengan prestasi,” harapnya.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/sejarah-voc-di-indonesia/